Aug 06 2014

Tol Laut Jawab Tantangan Konektivitas Antar Pulau

Published by at 3:50 pm under Uncategorized

Tol Laut Jawab Tantangan Konektivitas Antar Pulau
Jumat, 20 Juni 2014 | 12:36

http://www.suarapembaruan.com/home/tol-laut-jawab-tantangan-konektivitas-antar-pulau/57946

Wilayah Kepulauan Indonesia-googleWilayah Kepulauan Indonesia-google

[JAKARTA] Direktur Pusat Studi Oseanografi dan Teknologi Kelautan Universitas Surya Tangerang Banten, Alan F Koropitan PhD menilai, konsep tol laut yang ditawarkan calon presiden Joko Widodo mampu menjawab tantangan konektivitas di Indonesia.

“Tol laut merupakan ide yang baik dalam menjawab tantangan konektivitas negara kepulauan sehingga diharapkan mampu menjawab persoalan mahalnya biaya logistik serta disparitas ekonomi antarpulau,” kata Alan Koropitan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (20/6).

Alan mengingatkan bahwa konektivitas merupakan persoalan mendasar bagi pembangunan suatu bangsa termasuk Republik Indonesia.

Ia mencontohkan Amerika Serikat ketika awal-awal kemerdekaannya menekankan pada pembangunan infrastruktur untuk transportasi baik jalan raya hingga sungai atau kanal.

Para bapak bangsa AS, ujar dia, berprinsip bahwa jalan raya atau kanal-kanal yang baik dapat memperpendek jarak sehingga mengefisienkan transportasi.

“Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki karakteristik berbeda dengan AS. Laut adalah penghubung antarpulau sehingga ide tol laut patut diapresiasi serta didukung untuk konektivitas laut Indonesia,” katanya.

Ekonom Iman Sugema, yang juga anggota tim ekonomi calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo – Jusuf Kalla, mengatakan program sistem logistik tol laut akan membutuhkan suntikan dana Rp15 triliun dari APBN.

“Murah, dari APBN alokasi sekitar Rp15 triliun,” ujar Iman setelah sebuah diskusi di Jakarta, Kamis (19/6).

Dia menjelaskan anggaran dari pemerintah tersebut hanya mencakup 30 persen dari total investasi tol laut. Sisanya, yakni sebesar 70 persen membutuhkan penyertaan modal dari sektor perbankan.

Sebelumnya, pembangunan infrastruktur tol laut yang digadang-gadang oleh calon presiden Joko Widodo mampu meningkatkan daya saing ekonomi dan mampu mengurangi ketimpangan ekonomi antara kawasan Barat dengan Timur Indonesia.

“Tol laut juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas,” kata Tim Ekonomi Jokowi-JK, Wijayanto Samirin, di Media Center Jokowi-JK Jakarta, Selasa (17/6).

Menurut Wijayanto Samirin, target pertumbuhan ekonomi Jokowi-JK sebesar tujuh persen per tahun sangat realistis, salah satu strategi yang akan dijalankan adalah dengan memperbaiki jaringan logistik Indonesia.

Pemilu Presiden Tahun 2014 diikuti dua pasangan capres-cawapres yaitu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa untuk nomor urut 1 dan Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk nomor urut 2. [Ant/L-8]

No responses yet

Comments are closed at this time.

Trackback URI |